MENU Kamis, 01 Okt 2026

PAPPRI Tangsel di Bawah Mis Fara Diba, Targetkan Ekosistem Musik Lebih Kuat dan Profesional

waktu baca 3 menit
Rabu, 23 Sep 2026 14:41 97 Mular Tri Hastowo

http://Rajawali Times News.com Tangerang Selatan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Tangerang Selatan resmi dilantik, Rabu (23/9/2026), di Hotel Pranaya BSD. Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di bawah Ketua DPC PAPPRI Tangsel, Mis Fara Diba, sekaligus menjadi momentum penguatan ekosistem musik di kota yang dikenal sebagai rumah bagi banyak musisi nasional.

Mengusung tema “Bersatu dalam Musik, Berkarya untuk Negeri”, Mis Fara Diba menegaskan komitmennya untuk menjadikan PAPPRI sebagai wadah pemersatu lintas genre, generasi, dan latar belakang.

“PAPPRI harus menjadi jembatan, bukan sekat. Tidak ada lagi perbedaan usia maupun aliran. Semua bersatu dalam harmoni untuk membangun musik Tangerang Selatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, PAPPRI hadir sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku musik

mulai dari penyanyi, pencipta lagu, pengajar, hingga pelaku industri kreatif lainnya. Ke depan, organisasi ini tidak hanya mendorong lahirnya karya-karya berkualitas, tetapi juga memperjuangkan kesejahteraan anggota, perlindungan hak cipta, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Selain itu, PAPPRI Tangsel juga menargetkan terbangunnya sinergi konkret dengan pemerintah dan dunia usaha, agar musik tidak hanya berkembang secara artistik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Sekretaris Jenderal DPP PAPPRI, Dwiki Dharmawan, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal kerja nyata.

“Tangerang Selatan punya posisi strategis, dekat dengan Jakarta dan dihuni banyak musisi hebat. Ini harus dimanfaatkan untuk membangun ekosistem musik yang kuat dan profesional,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi para musisi, khususnya pekerja non tetap seperti pengisi acara di kafe dan restoran yang selama ini belum mendapatkan perhatian maksimal. PAPPRI, lanjutnya, tengah mendorong perlindungan melalui skema jaminan sosial, termasuk BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Ketua DPD PAPPRI Banten, Drs. H. Muhammad Faizal, S.H., M.H., menegaskan komitmen peningkatan profesionalisme melalui program sertifikasi bagi musisi dan pencipta lagu, serta penguatan perlindungan hak kekayaan intelektual.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menilai PAPPRI memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.

“Potensi musisi di Tangerang Selatan sangat besar. PAPPRI harus mampu menjadi motor penggerak yang menghubungkan kreativitas dengan peluang ekonomi, termasuk sektor pariwisata dan industri hiburan,” ujarnya.

Ia turut mendorong agar PAPPRI membuka ruang seluas-luasnya bagi musisi muda dan pendatang baru, serta menghadirkan program pelatihan, edukasi digital, hingga penguatan kewirausahaan di bidang musik.

Dengan pelantikan ini, PAPPRI Tangerang Selatan diharapkan tidak hanya menjadi organisasi, tetapi juga pusat gerakan yang mampu melahirkan karya-karya besar, memperkuat identitas budaya, serta membawa nama daerah ke kancah nasional hingga internasional.

“Ini bukan kerja satu orang. Ini gerakan bersama. Saatnya musik Tangerang Selatan naik kelas dan berbicara di panggung yang lebih luas,” tutup Mis Fara Diba.

Chrdn

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA